Laga melawan Penang FC justru menjadi kesempatan untuk melihat perkembangan pemain sekaligus memberikan menit bermain kepada penggawa yang belum banyak tampil.
Dilaporkan investor minoritas baru Liverpool ini memiliki opsi untuk menjadi pemegang saham mayoritas klub Liga Premier tersebut dengan nilai valuasi sekitar USD8 miliar (sekitar Rp142 triliun) dalam kurun waktu 12 bulan ke depan.